i will blow

***

Menu Tab

Senin, 29 Mei 2017

Romantisme Sunrise di Puncak Gunung Merapi


Gunung Merapi, memiliki ketinggian 2.968mdpl dan merupakan gunung berapi aktif, dimana erupsi besar terjadi pada tahun 2010 dan memakan banyak korban jiwa termasuk sang juru kunci, Mbah Maridjan. Namun begitu pasca erupsi tidak mampu membuat warga berpindah dari kawasan tersebut karena bagi mereka gunung merapi adalah sosok Ibu sekaligus mahaguru yang tidak bisa ditinggalkan. usai erupsi Merapi pasti akan memberi kesuburan ladang warga dan memberikan hasil yang berlipat ganda.


Gunung Merapi bukan sekedar fenomena alam. Ada kebudayaan dan kepercayaan yang tumbuh berimpit disana. Pantai Selatan, Keraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi berada dalam satu garis lurus yang dihubungkan oleh sumbu imajiner. Masyakarat Jawa mempercayai bahwa Laut Selatan melambangkan elemen air, Gunung Merapi elemen api, dan Keraton adalah penyeimbangnya. Ketiganya dikenal sebagai trinitas kosmologi. Dan kali ini saya akan merayapi elemen api itu dengan segala keelokannya.


Bertiga dari Jakarta dg kereta senja bengawan, tiba di Semarang dan bergabung dengan kawan2 kami dari komunitas Hirael untuk fun treking ke Merapi pada pertengahan April th 2010.


Tidak ada hal yang tidak menyenangkan sepanjang perjalanan dari Jakarta hingga suatu pagi di sebelah puncak Garuda, sang Matahari menyapa dari semburat garis hingga bulat penuh di pagi hari. Sempurna !


The most beautiful sunrise I ever seen, cantik bangettttt


bersambung.........






Jogjakarta, April 2010







Tidak ada komentar:

Posting Komentar